Skip to main content

Alat Ungkap Masalah (AUM)


Untuk mengungkapkan masalah-masalah siswa dan mahasiswa secara menyeluruh telah dikembangkan dua jenis alat ungkap masalah, yaitu; (1) alat untuk mengungkapkan masalah-masalah umum dan (2) alat untuk mengungkapkan masalah-masalah khusus yang berkaitan dengan upaya dan penyelenggaraan kegiatan belajar.
Kedua jenis alat ungkap itu yang dikenal dengan AUM ”Umum ” dan AUM ”Belajar”. AUM ”Belajar” itu lebih khusus lagi dinamakan AUM PTSDL. Dalam bentuknya yang menyeluruh AUM meliputi:

No
Sasaran Penggunaan
Format AUM
AUM UMUM
AUM Belajar
1
2
3
4
5
Perguruan Tinggi
SLTA
SLTP
SD
Masyarakat
AUM Umum F1
AUM Umum F2
AUM Umum F3
-
AUM Umum F5
AUM PTSDL F1
AUM PTSDL F2
AUM PTSDL F3
AUM PTSDL F4
-

Konselor sekolah selama ini melakukan pengadministrasian AUM dan melakukan pengolahan secara manual, baik untuk AUM Umum maupun AUM PTSDL, sehingga memakan tenaga yang besar dan waktu yang tidak efisien. Untuk membantu para konselor akhirnya Tim Pengembang Instrumen atas izin tim pengusun instrument AUM (Prayitno dkk) berinisiatif untuk mengembangkan sebuah program aplikasi AUM dengan basis program Microsoft Acces, Teknologi e-konseling pada program ini memungkinkan menampilkan lebih banyak lagi informasi berkenaan dengan masalah-masalah responden, dalam hal ini terutama siswa yang nantinya dapat dijadikan alat bantu bagi konselor dalam menjalankan tugas profesionalnya.
Hasil pengembangan Aplikasi tersebut telah di launching pada tanggal 30 Maret 2009 saat pengelenggaran Konvensi Ikatan Konselor (IKI) Indonesia di Padang Sumatera Barat. Setelah itu Program Aplikasi ini mulai di publikasikan melalui situs IKI yaitu www.konselor.org.

Popular posts from this blog

STRATEGI DAN INTERVENSI KONSELING

A. KONSELING SEBAGAI PROFESI BANTUAN Konseling adalah profesi bantuan. Proses bantuan ini terdiri atas kumpulan profesional. Tiap-tiap profesional menyesuaikan dengan kebutuhan khusus pribadi atau masyarakat. Proses bantuan ini mempunyai beberapa dimensi yang masing-masing memberikan kontribusi terhadap deinisi bantuan.

Belajar Verbal

Belajar Pembiasaan

A.Pendahuluan
Kegiatan pembelajaran merupakan rangkaian proses pendidikan. Setiap kegiatan pembelajaran adalah untuk mencapai tujuan pendidikan. Pengajaran adalah suatu proses aktivitas mengajar dan belajar.
Para psikolog menyepakati bahwa bentuk belajar yang paling sederhana adalah pembiasaan (conditioning), pembiasaan sebagai sebuah bentuk pembelajaran, yang telah diamati dalam organisme yang lebih rendah dari manusia, merupakan bentuk yang paling dasar dari proses belajar dari pada  pembelajaran konsep, berpikir dan pemecahan masalah. Dalam memahami pembiasaan membutuhkan asumsi dan prinsip yang lebih sedikit dibandingkan dengan fenomena yang lebih kompleks seperti memori, pembelajaran konsep dan berpikir. Sebaliknya pengaruhnya adalah dalam memahami pembelajaran manusia yang lebih kompleks membutuhkan penambahan prinsip-prinsip yang dikembangkan dalam belajar tentang pembiasaan.


B. Pembiasaan dan Pembelajaran Manusia
Prinsip-prinsip dan konsep pengondisian ada dua. Pertama, pertimbang…